X

Umpan Buzzbait – Senjata Ampuh Berburu Toman!

Umpan Buzzbait

Ikan toman merupakan predator air tawar yang masih kerabat dekat ikan gabus. Spesies yang bernama latin Channa micropeltes ini juga dikenal dengan nama giant snakehead. Memiliki ukuran dewasa rata-rata 2 kiloan ke atas bahkan ada yang mencapai berat puluhan kilo. Karakter ganas dengan tenaga yang kuat membuat predator ini menjadi target utama kebanyakan angler.

umpan buzzbait
umpan buzzbait

Indonesia merupakan salah satu negara dengan sebaran spesies toman yang cukup luas. Hampir setiap kepulauan memiliki spot-spot sarang giant snakehead, dari Sumatera, Kalimantan hingga Papua. Makanannya berupa ikan ikan kecil, katak bahkan toman itu sendiri. Keganasan ikan ini saat menyambar menjadi objek tontonan yang tiada duanya bagi para angler freshwater. Seringnya spesies ini menyambar apa saja yang bergerak di permukaan air membuat para angler lebih memilih teknik casting sebagai pilihan utama dengan menggunakan lure-lure topwater, umpan buzzbait salah satunya.

Buzzbait merupakan lure topwater yang memiliki karakter berisik. Suara berisik yang dihasilkan oleh plat yang berputar (propeler) di bagian depan lure, dapat dengan mudah menarik perhatian ikan predator untuk keluar dari sarangnya. Beragam bentuk buzzbait telah beredar di pasaran. Di Amerika sendiri buzzbait dikategorikan ke dalam tiga jenis yaitu single proppeler, double proppeler dan single/double proppeler with clacker. Sedangkan di Asia, lebih beragam lagi sperti slash buzz, buzzfrog, dan lainnya. terkadang banyaknya pilihan ini membuat bingung kita para angler dalam memilih jenis seperti apa yang harus digunakan. Untuk itu, spotmancing.com berhasil mendapatkan tips jitu penggunaan umpan buzzbait dalam memancing toman dari 2 orang angler yang mahir menggunakan umpan jenis ini.

Lilia Sinaga dengan Toman monster perairan Cirata

Lilia Sinaga, lady angler asal Bandung ini bukanlah angler newbie. Sejak 2010 atau tujuh tahun yang lalu sudah aktif di dunia mancing. Targetnya tak tanggung-tanggung, toman monster cirata sudah biasa ia daratkan. 12 kg, itu rekor pribadinya. Bisa dibilang beliau salah satu spesialisnya toman keramba.

Akhir akhir ini,  Lilia Sinaga sering upload foto-foto hasil mancing ke media sosial. Hampir semuanya menggunakan slater buzz. Nah, ini varian buzzbait apalagi? Begini jawaban Lilia, “sebenarnya awal mula jenis umpan ini keluar merupakan produk salah satu pabrikan asal thailand, diberi nama slater buzz . penambahan nama lain itu biasanya dari lure maker masing-masing , bentuknya bisa beda-beda antar lure maker. Yang jelas ada proppelernya.”jelas angler asal Bandung tersebut..

Bagi wanita berhijab tersebut, slater buzz memiliki keunggulan tertentu dibanding yang lain. “kelebihannya terutama untuk single hook jarang mocel dan tidak mudah nyangkut di keramba. Kalau double atau treble hook suka nyangkut. Pernah nyoba pake JF tapi putus dan ketelen, pake stickbait sering mocel,” ungkap pemancing yang rajin menyambangi spot toman Cirata tersebut.

Selain itu lady angler cantik ini juga mengungkapkan bahwa suara berisik slater buzz lebih menggoda , karena karakter toman keramba bukanlah ikan lapar jadi agak kurang agresif dibanding toman liar. Sedangkan untuk teknik lemparan usahakan mencapai titik samping keramba, dan yang terpenting feelingnya harus dapat.

Untuk set tackle sendiri, Kak Lilia Sinaga menyarankan menggunakan yang spesifikasinya sesuai. “Slater buzz memiliki bobot yang agak berat sehingga memerlukan rod dengan spesifikasi medium sampai hard biar enak lemparnya, minimal class line 20lbs, reel rasio tinggi supaya putaran cepat dan lure tetap di permukaan air. Line pasnya PE 3 dengan leader 40 lbs, sedangkan drag reel kisaran 3-5 kg sudah cukup, kan bisa dibantu jempol.” Jelasnya.

Baca juga artikel:  Japan Style Technique ; Cara Cerdas Berburu Snake Head Dari Jepang

Nah, gimana para sahabat spotmancing.com? sudah makin jelas kan tentang efektifitas lure ini untuk toman sekitaran keramba. Sekarang mari kita beralih ke perairan liar di Kalimantan. Spotmancing.com mendapat kehormatan untuk mewawancarai Barryanto – seorang angler asal Sintang, Kalimantan Barat. Meskipun baru dua tahun lebih terjun berburu Toman, sudah tak terhitung lagi jumlah predator air tawar yang berhasil dia dapat menggunakan buzzbait.

Barryanto dengan strike toman liar

Untuk lure jenis buzzbait, Barryanto selektif dalam penggunaannya. “saya selalu liat karakter ikan dan spot. Buzzbait dengan bunyi yang kencang (double proppeler/ clacker) kebanyakan saya pakai untuk spot yang luas dan dalam untuk memanggil toman keluar dari sarang. Sedangkan untuk perairan dangkal dan sempit saya lebih memilih menggunakan jenis yang kurang ribut atau single proppeler.

Kekurangan dari buzzbait menurut Bang Barry dari segi lemparan kurang bisa long cast karena ketahan angin pada bagian proppeler – namun ini bukan faktor satu-satunya. Diameter line, reel, joran dan keahlian angler juga sangat berpengaruh. Kekurangan lainnya saat ada sampah atau rumput yang nyangkut di proppeler kadang membuat action atau putarannya kacau bahkan tidak berputar sama sekali.

Beliau juga punya tips dalam memilih jenis umpan ini. “Buzzbait yang baik harus sesuai antara berat dan besarnya proppeler. Bentuk yang pendek biasanya lebih enak untuk long cast dibanding yang panjang. Pilihlah buzzbait yang berbahan stainless untuk kawat, manik-manik dan hooknya. Untuk kipas atau proppeler pilihlah yang berbahan aluminium agar tidak terlalu berat dan enak saat di cast. Sebenarnya proppeler berbahan stainless lebih tahan namun bobotnya juga berat. Khusus untuk umpan buzzbait jenis bendera (single proppeler with clacker) sebaiknya clackernya berbahan stainless dan kipasnya aluminium agar suaranya nyaring dan tahan saat bergesekan”. Jelas Bang Barry.

Umpan Buzzbait

aneka jenis dan model buzzbait

Angler yang suka mengenakan topi bercorak batman kesayangannya ini juga menyarankan agar tidak selalu terpaku pada satu macam lure. Jika berbagai jenis buzzbait sudah dicoba namun tidak ada respon dari toman, beralihlah dengan umpan lain yang memiliki karakter beda. Seperti umpan dngan karakter pelan dan kurang berisik. Stickbait, JF, soft froggy, minnow bahkan crankbait sekalipun. Karena terkadang toman liar lain spot lain juga karakternya.
Akhirnya kelar juga pembahasan lure fenomenal satu ini, semoga bisa mencerahkan dan bermanfaat bagi angler nusantara dalam penggunaan Buzzbait untuk target giant snakehead.

Umpan Buzzbait

Udi Wijaya:
Terkait