X

Tips foto selfie buat angler biar juoss…

Cahaya matahari pagi dan sore menciptakan pencahayaan yang apik

Tak ada trip mancing yang nge-juosss tanpa agenda selfie di dalamnya. Lewat dokumentasi foto diri tersebut, hampir semua angler menggunakannya sebagai ajang eksistensi di media sosial. Hal ini tentunya punya manfaat positif.  Lewat foto-foto tersebut, secara langsung maupun tidak langsung, juga turut membudayakan kegemaran memancing.

Namun tentunya kegiatan membuat foto selfie ataupun dokumentasi  foto aktifitas dalam trip seringkali tak memuaskan karena gambar-gambar yang dihasilkan kurang baik secara estetika visual. Akibatnya, energi dan waktu yang telah dikeluarkan tak seiring dengan hasil yang diperoleh. dalam artikel kali ini, ada beberapa tips memotret yang ingin spotmancing.com bahas, dan tentunya bisa diaplikasikan dengan mudah tanpa harus berlama-lama kursus fotografi.

  1. Perhatikan Komposisi

Dalam ilmu fotografi, komposisi berarti pengaturan ruang antara obyek utama dan lingkungan sekitarnya. Secara umum disepakati bahwa penempatan obyek utama, mengikuti aturan rule of third, atau aturan sepertiga. Aturan ini menekankan untuk selalu menempatkan obyek utama ada di bagian sepertiga bidang foto. Dengan komposisi rule of third, maka mata audience akan mudah mengikuti komposisi dari kanan ke kiri atau sebaliknya.

Rule of third. titik-titik putih pada pertemuan garis merupakan posisi paling tepat meletakkan obyek pada bidang foto

Tak ada salahnya memang menempatkan obyek utama di tengah-tengah bidang, atau pun dimana saja sesuka kita. Tapi buat professional – kecuali pas foto, biasanya tindakan ini punya maksud tertentu, seperti ingin menampilkan  ekspresi kaku, bingung, dan lain sebagainya.

  1. Perhatikan Latar Belakang

Salah satu kekuatan foto adalah fokus. Perahu yang berantakan, pohon yang tak beraturan, tiang listrik, atau orang lewat akan membuat hasil foto selfie hilang kekuatannya. Karena itu tentukan latar belakang yang bersih dan rapih, yang tujuannya tak lain agar obyek utama dapat tampil secara kuat.

Memilihn latar belakang yang bersih
  1. Pencahayaan

Dalam bahasa Yunani, fotografi berarti menulis dengan cahaya. Artinya tak akan pernah tercipta karya foto yang indah tanpa bantuan cahaya. Karena itu pastikan obyek yang ingin kita foto mendapatkan pencahayaan yang pas dari sisi arah cahaya dan kekuatannya.

Para fotografer professional sangat menyukai cahaya matahari pagi dan sore. Waktu terbaiknya adalah sekitar jam 06.00 – 08.00 dan 14.30 -18.00. Pasalnya saat- saat tersebut cahaya mentari hadir dengan lembut dari arah samping dan mebuat bentuk obyek terlukis sempurna.

Cahaya matahari pagi dan sore menciptakan pencahayaan yang apik

Sedangkan waktu terburuk untuk kegiata memotret adalah pada pukul 12 siang. Saat ini matahari tepat berada di atas kepala, sehingga seringkali membuat wajah menjadi gelap. Untuk itu hindari memotret pada waktu ini. Gunakan bantuan fitur flash atau cahaya tambahan pada aplikasi kamera agar dapat membantu pencahayaan saat matahari masih tinggi.

  1. Sudut pandang

Seorang fotografer dibayar mahal karena memiliki pengetahuan menentukan sudut pandang. Sudut pandang yang baru, atau unik, selalu berhasil mencuri perhatian mata kita. Bird view angle (sudut pengambilan dari atas) misalnya, kadang lebih efektif membuat foto jadi unik dibanding  memotret sejajar mata.

Variasi sudut pandang

Karena itu, ketika memotret usahakan mengambil gambar dari beberapa  sudut berbeda. Dari samping, bawah, atas misalnya,  pastilah akan membuat pilihan foto kian beragam.

  1. Pose dan senyum

Seorang angler tentunya bukan seorang model professional. Artinya tak perlu mengharapkan pose yang keren seperti yang ada di cover majalah. Tapi ada satu tips yang cukup efektif untuk menbuat seseorang tidahk tampak kaku, yaitu dengan pose rileks  dan tersenyum. Lewat kiat ini, jutaan orang sudah tertolong hingga tampil apik dalam foto.

Panduan berpose

Selamat memotret!

Ilham Anas:
Terkait