Musibah KM Hujan Labek 02: Pencarian diperpanjang 1 minggu, Polda Banten terjunkan helikopter

Kapolda Banten Brigjen Pol Drs Boy Rafli Amar bersedia memenuhi permintaan keluarga korban KM Hujan Labek 02 untuk memperpanjang waktu pencarian korban hingga satu minggu. Selain itu, Polda Banten siap menerjunkan kembali helikopter dalam proses pencarian.

Kedua hal tersebut merupakan beberapa hasil kesepakatan yang dihasilkan dalam pertemuan antara keluarga korban dan Kapolda Banten di Mapolda, Jumat (28/8) siang).

Keluarga korban mendatangi Mapolda Banten untuk mendapat kepastian mengenai kelanjutan operasi pencarian. Apalagi sampai saat ini belum diketahui nasib 11 pemancing dan anak buah kapal (ABK) yang belum ditemukan.

Selain itu, baik Polda maupun keluarga korban masih menunggu hasil tes DNA dari keluarga angler dan ABK yang telah dilakukan petugas DVI di RSUD Serang. Hal ini untuk memastikan apakah empat jenazah yang ditemukan di antara perairan Lampung dan Banten beberapa waktu lalu merupakan korban KM Hujan Labek 02.

Dalam pertemuan dengan keluarga korban, Kapolda Banten didamping sejumlah jajarannya antara lain Direktur Kriminal Umum AKBP Yus Fadilah, Direktur Ditpolair Kombes Imam Thobroni, dan Kabid Dokkes AKPB Agustini.

Keluarga korban KM Hujan Labek 02 sangat menghargai upaya Polda Banten selama proses pencarian kapal dan korban yang hilang sejak Kamis (13/8) malam saat melakukan trip mancing ke Sea Mount Reef (SMR) Selat Sunda.

Pertemuan-keluarga-korban-KM-Hujan-Labek-02-dan-Kapolda-Banten-3 Pertemuan-keluarga-korban-KM-Hujan-Labek-02-dan-Kapolda-Banten-2 Pertemuan-keluarga-korban-KM-Hujan-Labek-02-dan-Kapolda-Banten-1

Karena itu, mereka mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran Polda Banten di bawah pimpinan Brigjen Boy Rafli Amar. Di sisi lain, keluarga korban juga menyampaikan harapan-harapannya, mengingat waktu dan proses pencarian yang makin sempit dan berlarut-larut.

Beberapa poin kesepakatan

Berikut ini beberapa poin kesepakatan dalam pertemuan antara Kapolda Banten dan keluarga korban, sebagaimana dijelaskan oleh Amin Maulani, salah seorang anggota tim relawan pencarian korban KM Hujan Labek 02:

  1. Keluarga korban berterima kasih kepada Polda Banten atas bantuannya selama ini.
  2. Keluarga korban meminta agar proses pencarian ditambah waktunya hingga satu minggu lagi.
  3. Keluarga korban meminta Polda Banten menurunkan helikopter lagi untuk pencarian korban.
  4. Permohonan perpanjangan pencarian selama 1 minggu serta penggunaan helikopter dikabulkan.
  5. Pencarian menggunakan helikopter dilakukan dari Pangkalan AL Merak mulai Senin (31/8), tetapi bisa diperpanjang sampai Selasa (1/9) mendatang.
  6. Keluarga korban mohon kepada tim relawan agar dapat menggunakan donasi dari teman-teman untuk biaya BBM helikopter jika mereka mengiginkan pencarian dengan jelajah yang lebih jauh.
  7. Keluarga korban minta perwakilan relawan untuk menemani mereka selama pencarian di Merak, terhitung sejak Minggu (30/8) malam hingga Selasa (1/9) pagi atau malam jika memungkinkan.

Catatan spotmancing.com

Terkait dengan kesepakatan poin 6, di mana keluarga korban memohon kepada tim relawan untuk menggunakan donasi teman-teman untuk biaya BBM helikopter (sekali terbang Rp 6-10 juta), maka spotmancing mengingatkan bahwa masyarakat luas juga bisa memberikan donasinya kepada tim relawan.

Informasi nomor rekening dan pengelola donasinya bisa dilihat kembali dalam artikel: Update nama korban KM Hujan Labek 02 dan penggalangan dana solidaritas. Semoga amal baik Anda mendapat balasan setimpal dari Allah Ta’ala. 

Demikian update informasi mengenai hilangnya KM Hujan Labek 02. Pastikan Anda berlangganan berita spotmancing.com dan mendapatkan pemberitahuan melalui email untuk artikel-artikel terbaru.

Semoga bermanfaat.

Artikel-artikel tentang KM Hujan Labek 02 klik di sini.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*